Title: My Love For You
Update: 16 Februari 2010
“My Love for You”
By Imah Hyun Ae
Kugenggam lembaran surat yang selalu berhasil menyemangatiku. Surat yang ditulis oleh sahabat terbaikku. Sahabat, yang entah sejak kapan menjadi orang yang kucintai.
Aku bersahabat degannya sejak kecil. Dia yang amat piawai memainkan biola meski matanya buta selalu mengiringiku yang bermain piano. Kadang, suara indahnya mengiringi permainan pianoku.
Meski buta dia selalu ceria. Satu hal yang kupahami. Tertawalah maka orang lain akan ikut tertawa bersamanya. Dan jika ia bersedih, ketahuilah bahwa hanya aku yang akan ada di sisinya. Menenangkannya dengan nyanyianku.
Sering dia berkata suaraku sangat bagus. Ia yakin dan selalu berdoa suatu saat aku akan menjadi penyanyi. Tidak hanya terkenal di indonesia tapi juga dunia. Hahaha, aku tak berharap. Aku justru ingin menjadi pemain bola. Ingin jadi pesepak bola kebanggaan negaraku ^_^
Kenyataan itu datang ketika aku SMP. Aku mengikuti audisi dan lolos. Kemudian aku mengikuti pelatihan.
Tiga tahun setelahnya aku dinyatakan debut, sayang suaraku menghilang. Aku harus mengembalikan suaraku.
Jadilah debut pertamaku bersama vokalis hebat lainnya, yaitu Andi, Rangga, Bagas, dan Ivan. Kami bernaung dalam nama grup vocal sekaligus dance: Harmony.
Kami ditempatkan di satu apartemen yang sama. Membuat kami bersahabat dengan baik. Juga membuat kejahilanku tersalurkan, hahaha. Bagas selalu berkata tidak suka padaku, sebabnya, karena akulah satu-satunya orang yang berhasil membuat emosinya meningkat.
Kesibukan kami semakin meningkat setelah kami debut. Dan itu membuatku kesulitan membalas surat Aya. Untunglah dia mengerti, dia tak menuntutku membalas suratnya. Surat dengan tulisan braile. Aku memperlajarinya agar bisa membantu Aya. Ternyata itu benar-benar berguna saat kami tak bisa saling tatap dan bertemu seperti dulu.
~*~
Surat 1
”Alvin...
Apa kabar? Fans pertamamu ini mendoakanmu selalu baik-baik saja. Di sini aku sedang menulis sambil mendengarkan lagumu. Bukan. Maksudku lagu Harmony. Kau pasti sibuk ya?
Maaf... sudah mengganggumu.
Ah, ya, hari ini aku mencoba memainkan lagu kalian dengan biolaku. Masih ada beberapa nada yang meleset. Akan kucoba perbaiki. Jika sudah bagus, akan kurekam untukmu. Kau harus mendengarkannya ya.
Ah, ibu bilang sudah malam. Aku harus tidur. Bukankah malam dan siang untukku sama saja?! Aku tahu kau melotot sekarang. Pasti imut sekali. Aku... seandainya di berikan satu hari saja untuk melihat dunia, aku ingin melihat semua ekspresimu, Vin. Boleh kan?
Aish...mama berteriak lagi. Sampai jumpa Alvin. Surat berikutnya ku usahakan lebih panjang lagi.
Alvin... selamat malam.
Dari Aya”
~*~
Surat kelima
”Hai…
Senang sekali mendapatkan balasan suratmu. Terima kasih...
Ah,apa kau baru selesai latihan? Pasti lelah.
Sama denganku. Di sini ada beberapa hal yang harus kukerjakan. Benar-benar memeras tenaga. Hei, jangan kira aku berbohong. Kau tahu, aku sedang membuatkan topi dari wol untukmu. Bukankah kau suka topi itu?
Aku tahu kau sibuk. Tak perlu merasa bersalah karena tidak bisa menelponku. Mengetahui kau baik-baik saja itu sudah cukup untukku.
Aku tidak sabar membuat boneka bersamamu. Apa kau masih ingat? Mama sampai jengekel mengajarimu yang lamban, hahaha.
Aishh, Alvin! Jangan melotot di depan suratku! Bukankah itu kenyataan? Ah… aku ingin membuat boneka Alvin. Pasti imut, hehehe....
Mm... Alvin... Rasanya aneh mengetahui kenyataan bahwa kau disukai banyak orang. Aku... sedikit merasa tersisih. Mereka lebih sempurna dariku, dan pasti lebih cantik. Kau bisa memilih salah satu dari mereka sesukamu. Ya kan?
Hahaha, jangan marah. Aku tahu kau tidak seperti itu.
Alvin...kurasa aku sudah hampir lupa bagaimana lekuk wajahmu. Kita berpisah cukup lama. Pelatihan membuatmu hanya sesekali berkunjung ke tempatku. Ah, sekarang pasti lebih sulit lagi.
Jangan khawatir. Aku akan menunggumu. Aku tidak akan ke mana-mana.
Sampai jumpa, Vin.
Aya”
~*~
Surat ke 12
”Selamat ulang tahun…
Selamat ulang tahun…
Selamat ulang tahun alvin…
Selamat ulang tahun…
Selamat ulang tahun, Vin. Aku harap kau terus bersinar seperti mentari. Tampak imut seperti bintang di langit. (aku sok tahu ya?) Dan lembut seperti angin di sore hari. Amin.
Aku hanya bisa memberimu hadiah ini. Sederhana, tapi kuharap kau suka. Kau bisa merekam suaramu sesukamu.
Sampai Jumpa
Maaf terlalu pendek.
Aya”
Aku teringat dengan hadianya. Recorder. Senyum mengembang di wajahku.
I love you
The foolish you
You are so precious to me
Surat-surat setelah itu kebanyakan berisikan ucapan selamat dan penyemangat untuk aku dan Harmony. Dia tak berbeda dengan fans yang lain. Mencemaskan hal-hal sepele dan terharu karena hal-hal sepele juga. Tingkah inilah yang juga membuat kami cepat terharu.
Harmony’s soul, itu panggilan untuk fans kami. Mereka memilih sendiri nama itu. Karena mereka ingin menjadi jiwa, menyinari dan menyemangati orang yang dicintainya, kami. Terima kasih untuk kalian semua.
Aku tahu, kini banyak bintang-bintang bertebaran di sekitarku. Tapi bintang yang paling terang adalah dia, Aya-ku. Jauh sebelum orang-orang mengenalku, dia sudah mengenalku. Jauh sebeum orang-orang mengagumi suaraku, dia sudah lebih dulu mengaguminya. Dia selalu menjadi yang pertama dalam hidupku.
Hug, menjadi lagu kesayanganku karena itu merupakan luapan hatiku yang kupersembahkan khusus untuknya. Aya… apa kau mendengarnya?
Hug by Dong Bang Shin Ki
I want to be your bed in your room for just a day
I want to make you go to sleep,
Comfottablke, warmly in my arms
For you, I’d win over all your problems
And all your busy errands
Even the monster in your dream
I wonder how day without me passes by for you
I’m so corrius to how much you really love me
I want to be your diary in your little drawer
I want to put all your secrets in my heart,
Without you kowing
I want to be your kitty for just a day
You fid it warm milk and sofly embrace it
Sing your playfulness with the cat abd your cute kisses to it
I guess I even felt a little jealous
My heart is like this…
You are the only person who can see it
No metter who I see, or where I am
I only look at you
I want to be you close lover just for a day
I’d be able to listen to your accomplishments and even your complaints
Just for you
In my heart, in my soul
Love is still something that’s awkward to me, but
I want to you give you everything in this world
Even if it would only be in my dreams
My heart like this
Just the fact that I can watch over you
Makes me so grateful
I’m so happy, even if I lack a lot
I want to be your lover forever
When you are in my arms
I want to become stone
So we can stay this way forever
Aya… aku mencintaimu… ^^
~*~
Surat ke 25
“Alvin... Selamat malam...
Hm... hari ini aku punya kabar. Entah baik atau buruk menurutmu. Seperti yang kuceritakan dulu, bibiku yang sekarang tinggal di Tokyo mengikuti suaminya meminta mama untuk pergi ke Tokyo juga.
Kau ingat permintaan suaminya untuk memeriksakan mataku?
Benar, hasilnya aku bisa melihat kalau aku menjalani operasi. Katanya sekitar 60 persen aku bisa melihat lagi. Dia bilang dia akan membayar biaya operasi itu. Hanya saja ia menginginkan Tokyo. Dia lebih percaya pada negara itu.
Bukannya aku tak percaya, hanya saja... aku tak ingin meninggalkan Indonesia. Bagaimana jika aku tak kembali? Aku tak akan bisa melihatmu. Padahal aku ingin kau menjadi orang pertama yang kulihat.
Mama bilang aku bisa membawa fotomu saat membuka perban nanti jika aku ingin kaulah orang pertama yang ku lihat.
Alvin... apa yang harus kulakukan? Bisakah kau menemaniku?
Aya”
Aku ingat, hari itu aku, tanpa mempedulikan apapun aku memacu mobil. Menuju ke rumahnya. Dua jam perjalanan terasa lamaaaaa sekali.
Saat tiba di sana, dia sudah tidak ada. Terbang ke Tokyo di pagi itu.
I want to become the wind and embrace you gently
I want to fly to the world you are right now
Although i miss you and miss you again
I’ll wait for you
Don’t forget me
(Wasurinaide by DBSK)
Aku berjalan lelah. Surat itu di kirim kilat sampai ke manajemen hari itu juga. Hanya saja baru sampai ketanganku dua hari kemudian!
I felt your shadow on the path we always walked
I softly pray while closing my eyes fotr this to never fade
(Wasurinaide by DBSK)
Aku ingat perasaanku hari itu. Sangat kesal, marah. Merasa tak berguna. Yang kulakukan hanya berteriak tak jelas. Aku kehilangan malaikatku!
~*~
Beberapa bulan kemudian aku mendapat sebuah surat. Surat yang dari tulisannya seperti anak kecil yang baru belajar menulis. Tapi nama pengirimnya langsung menghentikan napasku.
Surat 26
“Hallo Alvin...
Entah kapan suat ini akan sampai di tanganmu. Ku harap secepatnya. ^_^
Ah, kau tahu berapa lama menulis kata itu dalam huruf biasa? Lima menit!
Hey!!! Jangan tertawa! Aku tahu tulisan anak kecil bahkan jauh lebih baik. Tapi, ini sengaja aku perlihatkan padamu. Untuk membuktikan padamu bahwa aku sudah bisa melihat, hehehe. Kau tahu, aku mempelajarinya selama sebulan ini. Dan hasilnya.. beginilah.
Benar. Aku baru operasi sebulan yang lalu. Karena dokter ahli yang ditunggu baru ada pada waktu itu.
Untunglah operasinya sukses. Dan yang pertama kulihat... kau tahu? Fotomu!!! Hahaha.... ternyata tak jauh beda dengan bayanganku. Hanya saja kau lebih imut. Senangnya...
Tapi lebih senang lagi kalau yang aslinya bisa kulihat,hehehe...
O,ya. Aku melihat video klip dan konser kalian di YouTube. Wow... benar saja. Keren sekali!!! Aku jadi semakin mencintai kalian. Rasanya, aku benar-benar menjadi Harmony’s Soul sejati XDXD
Dan sebuah kabar gembira untukku dan (mungkin) untukmu, bahwa hari minggu depan aku akan terbang ke Singapura. Aku akan melihat konser kalian!!!
Ku harap kita bisa bertemu di sana.
Alvin... Sampai jumpa...
Aya ^_^ “
~*~
Aku tersenyum. Panggung konser kami ada di depan mata. Suara teriakan fans menghangatkan hatiku. Aya, apa kau ada di antara mereka? Aku harap kau ada di barusan paling depan agar aku bisa menemukanmu dengan mudah.
No matter what anybody says, you’re my crazy love
Though they say i’m crazy, just can’t get enough
I hope you will acknowledge my feelings
Baby, my heart beats for you
(Crazy Love by DBSK)
Aku akan memberikannya tiket PIV konser itu, seandainya dia bilang padaku di mana dia akan menginap.
Setengah jam kemudian konser di mulai. Aku bersemngat. Mencari-cari sosoknya. Dan kutemukan sejam kemudian. Dia di barisan PIV. Melambai-lambaikan stick hijau sesemangat yang lain. Mulutnya bergerak-gerak, mengikuti nyanyian kami.
Aku melemparkan senyum padanya. Dia balas dengan senyuman yang sangat kurindukan. Aku harap aku bisa mendengar suaranya juga memeluknya. Aku tahu rinduku telah sampai pada puncaknya.
Aku berbalik, membelakangi penonton. Mengusap air mataku yang tiba-tiba jatuh. Kemudian berbalik lagi. Kutemukan Aya tengah mengusap air matanya juga. Mungkin perasaannya sama sepertiku.
Aku berusaha konsentrasi menyanyi hingga konser usai meski mataku tak lepas darinya. Aku benar-benar tak sabar ingin menyampaikan satu kata yang selama ini tak pernah kusampaikan padanya. Bahwa aku mencintainya!
Aya, apa kau mencintaiku?
~*~
Aku menatap dengan gugup pada gadis di depanku. Aku mengungkapkan perasaanku padanya saat dia sedang sibuk membuat teh untuk kami saat dia kuajak berkunjung ke apartemen kami. Argh, ini bukan moment yang tepat bukan. Tapi aku tak mau terlambat lagi. Aku ingin dia tahu perasaanku dan ingin tahu perasaannya padaku.
Dia masih diam.
Beberapa detik kemudian kudapatkan sebuah anggukan darinya. Kemudian kudengar kata yang langsung memekarkan sejuta sakura di hatiku. ”Aku juga mencintaimu, Vin…”
Aku memeluk gadis cantik berambut panjang di depanku itu. Aya.
”Selamanya....” tambahnya.
Hahaha, aku jadi teringat lagu ini.
Tea For Two by DBSK
The light wavers in the wind
The table serving tea for two
I’m lying on the sofa
Gazing at you
You seem to besingin something
While continue on reading te recipe
I wonder what you are making
Because i can feel the scent of lemon and vanilla
But if you are the one who’smaking it
Just only that would be enough to make me feel happy
It would last forever just like that
Important, so important
You’re my most important person in the world
Forever and ever
Let me look at you smiling by my side
It’s a lie that i wanted to help youout
I just wanted to kiss you
Embracing you from behind
Asking you, ”How’s the cooking?”
If the world was to end tomorrow
I still want to smile like this
To the you who keep readingon recipe
I’m going to kiss you
And tell you, ”I Love You”
And you’ll just simply nod your head
Just like today
You and you only
Can make me strong and weak
I love you and love you more
Afraid to think what if you don’t love me
Even if it’s painful, i still want to protect you
Important, so important
You’re my most important person in the world
More than anything and everything
Our encounter is such a bless
Just the two of us together like that
Just simply enjoying sweet moments like that...
-end-
No comments:
Post a Comment